IQNA

15:08 - February 23, 2018
Berita ID: 3471960
MESIR (IQNA) - Pengawas fatwa takfiri yang berafiliasi dengan Darul Fatwa Mesir memperingatkan akan penyalahgunaan kelompok teroris radikal, dan terutama ISIS tentang krisis Rohingya dan memperluas pengaruhnya di kawasan selatan dan Asia Tenggara.

 

Menurut laporan IQNA dilansir dari situs Arakan, pengawas fatwa takfiri yang berafiliasi dengan Darul Fatwa Mesir memperingatkan: kelompok-kelompok teroris akan memanfaatkan masalah-masalah seperti kondisi umat muslim Rohingya di Myanmar untuk menyusup ke daerah-daerah baru dan merekrut tentara dengan dalih menyingkirkan tekanan kafir dan politeistik.

Markas ini dengan mengisyaratkan kondisi para pengungsi Rohingya sebagai contoh nyata untuk eksploitasi ini, menegaskan ISIS dengan kekalahan di Irak dan Suriah serta tersingkirkannya dari kawasan, mencoba untuk mengkoordinir elemen-elemen terorisnya ke kawasan lain.

Pengawas fatwa takfiri, dengan menjelaskan bahwa situasi muslim Rohingya merupakan sebuah dalih untuk masuknya ISIS di Asia Selatan dan Tenggara, menambahkan, pemerintah Malaysia pada bulan Desember lalu telah menangkap dua warga negara Indonesia yang terkait dengan ISIS, dengan dakwaan merencanakan pembunuhan para biksu Buddha, dengan tujuan membalas dendam pembunuhan muslim Rohingya.

Markas tersebut menekankan penyalahgunaan kelompok teroris akan krisis Rohingya bukanlah hal baru dan bahwa ini terjadi pada tahun 2012 dan 2015. Dia mengatakan, kali ini, kelompok teroris ISIS, yang telah kehilangan banyak basis di Irak, Suriah dan Libya, berupaya menyusup ke Asia Selatan dan Asia Tenggara dengan memanfaatkan isu ini.

Pengawas fatwa takfiri yang berafiliasi dengan Darul Fatwa Mesir juga menghimbau semua organisasi dan institusi internasional, dan terutama PBB dan Dewan Keamanan agar segera mengambil tindakan dan menggunakan semua cara untuk menekan pemerintah Myanmar agar menghentikan kejahatan brutal terhadap umat Islam Rohingya dan meminta bantuan material dan spiritual untuk mereka.

 

http://iqna.ir/fa/news/3693442

 

 

 

Nama:
Email:
* Komentar Anda: