IQNA

7:04 - January 27, 2019
Berita ID: 3472846
FILIPINA (IQNA) - Dalam pertemuan kelompok Uni Harmony, yang merencanakan dan menargetkan tema dialog agama di negara itu, Republik Islam Iran diundang untuk program dialog agama Filipina pada tahun 2020.

Menurut laporan IQNA dilansir dari situs organisasi kebudayaan dan komunikasi Islam, pertemuan Uni Harmony diadakan di Manila terkait dialog lintas agama, dengan tuan rumah kuil Buddha di Manila.

Pastor Carlos Reyes, Kepala dialog lintas agama gereja Katolik di Filipina, menyampaikan laporan tentang kegiatan dialog keagamaan. Dalam laporan ini dengan mengucapkan terimakasih atas kehadiran atase kebudayaan Iran dalam program dialog lintas Agama di Filipina, menjelaskan program gereja Katolik Filipina 2014  dan mengundang Republik Islam Iran untuk menghadiri dan berpartisipasi dalam acara-acara ini.

Pastor Carlos Reyes mengatakan: “Salah satu tindakan penting dari kelompok Uni Harmony adalah program sarapan bersama Kardinal Tagle dan Uskup Agung Manila dengan kehadiran para duta besar dan anggota diplomatik yang mukim di Manila. Program ini diadakan di Manila, di hadapan atas perintah Kardinal sendiri, dengan dihadiri para pemimpin agama dan mazhab serta mempertimbangkan pembentukan sekretariat kelompok ini di Universitas St. Thomas, atas undangan sekretariat dan anggota dapat merefleksikan poin-poin pandangannya di setiap pertemuan.

Pandangan Tidak Dipaksakan

Dia menambahkan, poin yang sangat penting dalam program dialog lintas agama Uni Harmony adalah bahwa semua anggota satu sama lain saling menghormati dan tidak wajib memaksakan pandangan kepada selainnya dan ada upaya yang kuat untuk saling memahami satu sama lain, dan bahkan dengan karakteristik dan kepercayaan terhadap orang lain. Dalam pertemuan tersebut kami mengindahkan pembatasan makanan dan nilai-nilai spiritual lainnya.

Dia melanjutkan, pada tahun 2015, kami merekomendasikan perusahaan di Uni Haromony kepada Raja Abdullah dari Yordania. Pelbagai masalah selalu ada dalam pikiran kami bahwa masalah perdamaian selalu menjadi prioritas utama dan berkenaan dengan beberapa hari terakhir, kami dalam rencana telah memasukkan masalah Deklarasi Hak Asasi Manusia dan banyak masalah lain yang kami miliki tentang perdamaian dan kami memiliki hasil yang bagus. Di bidang perdamaian, pelbagai agama dan mazhab juga memiliki kerjasama yang baik dan mengkaji isu-isu HAM dan perdamaian dalam dalam perspektif pelbagai agama.

Pastor Carlos Reyes melanjutkan, dalam topik-topik ini, pelbagai pertemuan dan simposium diadakan di pelbagai perguruan tinggi dan universitas, termasuk perguruan tinggi Maria, universitas St. Thomas, dan Universitas La Salle.

Pengurus dialog lintas agama gereja Katolik Filipina demikian juga menekankan: kerja sama kami dengan atase kebudayaan Republik Iran tentang hubungan dan dialog lintas agama telah lama berjalan dan baru-baru ini sangat aktif dalam program Uni Harmony. Ini adalah suatu hal yang belum pernah terlihat di kedutaan-kedutaan lain di Teheran dan saya serta anggota-anggota lain dari majelis ini berterima kasih kepada Atase Kebudayaan Republik Islam Iran akan hal ini.

Dia kemudian mengapresiasi partisipasi Duta Besar Vatikan dalam pertemuan Uni Harmony bersama dengan markas-markas dan gereja-gereja agama lainnya dan berkaitan dengan program di masa depan kelompok ini pada tahun 2020 mengatakan: “Bertepatan dengan peringatan ke-500 tahun kehadiran Kristen di Filipina, kami mengagendakan tahun 2020 sebagai tahun dialog agama di Filipina.”

Persiapan untuk Dialog 2020

Carlos Reyes menambahkan: “Kami mengharapkan dari teman-teman Uni Harmony, terutama saudara-saudara Muslim kami dan Republik Islam Iran, untuk memiliki kerja sama yang baik dengan kami pada tahun ini dan dari sekarang kami memiliki peluang satu tahun untuk menyiapkan tahun 2020. Kardinal Tagle, Kardinal dan Uskup Agung Manila, siap untuk melanjutkan hubungannya dengan pelbagai agama dan kelompok Uni Harmony juga terlibat aktif dalam hal ini. Karena itu, kita semua akan mempersiapkan tahun Dialog Agama Filipina pada tahun 2020.”

Di akhir pertemuan, perwakilan dari Gerakan Focolare di Filipina mempresentasikan laporan tentang kegiatannya di kota Tagaytay, Filipina, dan mengatakan bahwa Perayaan Pemuda Focolare yang diadakan tahun lalu adalah program yang bagus. Kami mampu menyelenggarakan program yang baik dengan dihadiri 5.000 anak muda dari seluruh dunia dan dengan pelbagai agama di Manila, di depan para pemimpin gerakan ini dari Italia dan Gereja Katolik Filipina dan kami katakan kepada para pemuda dengan ideologi dan pelbagai bangsa bahwa kita dapat hidup berdampingan satu sama lain dengan damai dan tenang.

Kelompok Uni Harmony, yang sekretariatnya berada di St. Thomas yang berbasis di Vatikan, terdiri dari pelbagai agama dan mazhab di Filipina.

 

http://iqnanews.ru/fa/news/3784434

 

 

Nama:
Email:
* Komentar Anda: