IQNA

Ulama Lebanon:
11:16 - April 17, 2016
Berita ID: 3470313
LEBANON (IQNA) - Populasi Ulama Muslim Lebanon menegaskan, pertemuan OKI di Istanbul menambah perpecahan di kalangan umat Islam.

Menurut laporan IQNA, seperti dikutip dari Al-Alam, Populasi Ulama Muslim Lebanon mengecam ruang yang mendominasi pertemuan OKI di Lebanon dan represi-represi yang dilakukan di situ.

Populasi ini dalam statemennya menegaskan, sangat memprihatinkan kondisi umat sampai pada batas demikian, dimana tidak mampu mengambil keputusan untuk melayani masalah Palestina.

Dalam statemen tersebut diungkapkan, kami tidak mengharap bahwa OKI dalam pertemuannya mengambil keputusan-keputusan yang selaras dengan represi dan bahaya-bahaya yang dihadapi oleh umat; namun sesi pertemuan ini sebaliknya tidak semestinya memperuncing perpecahan di kalangan umat Islam dengan kinerja-kinerjanya dan mengklasifikasi mereka dengan kabilah, agama dan pelbagai mazhab.

Populasi ulama Muslim Lebanon meminta penghentian perang lalim terhadap Yaman dan menegaskan pengadaan solusi damai dan menjamin kehadiran semua pelbagai kalangan masyarakat negara ini di kancah politik di negara tersebut.

http://iqna.ir/fa/news/3488834

Kunci-kunci: Ulama ، Lebanon ، Istanbul
Nama:
Email:
* Komentar Anda: