IQNA

19:43 - September 07, 2018
Berita ID: 3472482
IRAN (IQNA) - Syarat dan ketentuan untuk partisipasi dalam Musabaqoh Internasional Alquran Penyandang Cacat Netra Dunia Islam ke-4, yang akan diadakan pada awal tahun depan, akan diumumkan dan awal bulan akan ditetapkan sebagai batas waktu untuk pendaftaran.

Menurut laporan IQNA, syarat dan ketentuan, serta himbauan untuk menghadiri Musabaqoh Internasional Alquran Penyandang Cacat Netra Dunia Islam ke-4 telah diumumkan. Menurut himbauan tersebut, pendaftar yang ingin menghadiri musabaqoh, yang akan diadakan awal tahun depan, memiliki kesempatan untuk memposting karya atau pendaftaran pertama sampai 21 Januari.

Dalam himbauan tersebut, selain tujuan musabaqoh, juga dijelaskan syarat umum para peserta dan mekanisme penilaian awal. Selanjutnya dalam himbauan tersebut dikemukakan:

Pendahuluan

Organisasi kesejahteraan, setelah sukses dan dengan megah penyelenggaraan tiga musabaqoh internasional Alquran penyandang cacat netra Dunia Islam, berencana untuk mengadakan periode keempat dalam kategori hafalan seluruh Alquran dan qiraat tahkik (penelitian) Alquran khusus laki-laki, pada bulan Januari (Bahar 1398).

Tujuan Musabaqoh

1- Memperkuat kesatuan dan solidaritas para penyandang cacat netra Dunia Muslim, meghilangkan masalah dan problem terkini

2- Interaksi ilmiah-budaya di kalangan para cendekia dunia Islam dari masyarakat para penyandang cacat netra

3- Menciptakan ranah publikasi dan pembentangan budaya pendidikan dan etika Alquran di antara para penyandang cacat netra

4- Mensuport dan mendorong para penyandang cacat netra untuk belajar dan maju dalam aktivitas-aktivitas Qurani

5- Mengenal karya-karya nasional dan budaya dari pelbagai negara.

Persyaratan Umum Peserta

Pendaftar diharap untuk memenuhi syarat-syarat umum di bawah ini:

1- Usia peserta harus 18 hingga 45 tahun.

2- Musabaqoh diseleggarakan khusus laki-laki, dalam dua kategori, qiraat tahkik dan hafalan seluruh Alquran.

3- Peserta hanya dapat mengikuti satu kategori.

4- Kategori yang dipilih oleh peserta tidak dapat diubah.

5-  Satu orang akan diterima sebagai pendamping peserta.

6- Memiliki kewarganegaraan dan kebangsaan negara yang bersangkutan (memiliki paspor dari negara pengirim).

7- Memberikan foto halaman depan paspor, nomor ponsel untuk koordinasi berikutnya.

8- Juara pertama hingga ketiga dari musabaqoh ini tidak dapat berpartisipasi dalam musabaqoh ini.

9- Biaya visa, tiket dan tempat tinggal dan satu orang pendamping untuk masing-masing peserta akan menjadi tanggung jawab staf penyelenggara musabqoh.

10- Biaya transportasi perkotaan di negara pengiriman adalah tanggung jawab peserta.

11- Batas waktu untuk menerima dokumen akhir adalah 21 Januari 2019 atau bertepatan dengan 14 Jumadil Awwal 1440 H.

Evaluasi para kompetitor adalah sebagai berikut:

Syarat pengiriman file dalam kategori qiraat tahkik. Mekanisme partisipasi:

1: Diharuskan bagi qori untuk memilih salah satu dari potongan-potongan berikut dan mengirimkan rekaman dan bacaan tilawahnya dalam bentuk file audio atau video.

Surah az-Zumar: 1-5.

B: File rekaman diprioritaskan di tempat atase kebudayaan dan dengan dihadiri atase kebudayan dan  jika tidak, oleh competitor dan sesuai dengan format dan undian yang diumumkan, dikirim ke sekretariat dengan alamat 

hosseinse@gmail.com

C: Semua file akan dinilai dan dievaluasi dalam satu hari, dengan kehadiran para juri internasional.

2: Syarat dan mekanisme berpartisipasi dalam kategori hafalan seluruh Alquran:

Pendaftar yang berpartisipasi dalam musabaqoh ini harus berpartisipasi dalam musabaqoh pendahuluan, setelah menyerahkan spesifikasi dan dokumen yang dibutuhkan, ketika kemudian diumumkan oleh sekretariat turnamen, dalam bentuk komunikasi video dan live dengan dihadiri para juri internasional. Perlu dicatat bahwa dengan tidak adanya penilaian langsung, pendaftar akan dieliminasi dari musabaqoh.

Syarat khusus untuk peserta

  • Juara pertama negara dan atau internasional Alquran, yang diselenggarakan khusus untuk para penyandang cacat netra.
  • Mengenal tajwid dengan baik, tartil, suara dan nada Alquran, kemampuan berqiraat sesuai dengan mengindahkan kaidah-kaidan tilawah (untuk para qori).
  • Kemampuan untuk merespon dengan cepat dan mentilawah ayat-ayat yang diberikan oleh juri (untuk para hafiz).
  • Konfirmasi tertulis dari salah satu majelis Quran yang relevan dari negara yang bersangkutan (dalam kategori hafalan seluruh Alquran dan qiraat) mengenai kepemilikan pribadi pemohon dari fitur yang tertera dalam butir (2) atau (3).

 

http://iqna.ir/fa/news/3743797

 

 

Nama:
Email:
* Komentar Anda: